Keunikan Tradisi & Budaya Khas Indonesia

Indonesia sendiri memiliki banyak sekali tradisi dan juga budaya dari berbagai macam suku yang ada di indonesia. Ada banyak sekali suku yang ada di indonesia ini. Tradisi Di Indonesia juga tidak hanya banyak namun sangat unik juga, begitu juga dengan banyaknya tempat-tempat wisata-wisata nya yang begitu indah dan juga kuliner di Indonesia yang beragam.

Keunikan Tradisi & Budaya Indonesia

Untuk anda yang sedang mencari rekomendasi tempat liburan artikel di bawah ini juga dapat anda gunakan untuk mengunjung keunikan dna juga tradisi yang ada di indonesia. Berikut ini keunikan dan tradisi khas Indonesia.

Makepung – Bali

Makepung dalam bahasa Indonesia sendiri berarti adalah Balapan Kerbau. Tradisi ini juga bukan sebagai salah satu upacara peringatan pada sebuah perayaan tertentu. Pada awalnya, juga tradisi ini merupakan sebuah permainan yang biasanya dimainkan oleh para petani yang biasanya dilakukan di sela-sela sebuah kegiatan membajak sawah saat musim panen tiba. Semakin berkembang dan juga semakin diminati oleh banyaknya kalangan juga membuat kegiatan iseng-iseng ini menjadi salah satu dari sebuah atraksi dan juga budaya di Bali yang juga cukup menarik sebagai salah satu yang menjadi perhatian para turis khususnya untuk para turis asing, yang hingga kini masih sangat menyukai tradisi Makepung yang dilakukan rutin sebagai salah satu agenda tahunan wisata di Bali.

Debus – Banten

Debus sendiri merupakan sebuah kesenian bela diri yang tujuannya adalah untuk menunjukkan sebuah kemampuan manusia yang luar biasa. Tradisi satu ini juga bisa dikatakan salah satu tradisi yang sangat ekstrim karena tradisi ini mempertunjukkan bagaimana nantinya para pelaku debus memiliki sebuah kemampuan untuk dapat kebal dari berbagai macam senjata tajam, kebal juga terhadap air keras, dan juga segala kemampuan lainnya yang cukup menantang dan juga menaikkan adrenalin untuk siapa saja yang menyaksikan pertunjukan tersebut. Meskipun debus sendiri dinilai sebagai sesuatu yang ekstrim, Debus hingga kini tetap dapat diperbolehkan dilakukan untuk sebuah kepentingan kebudayaan atau biasanya dilakukan pada upacara adat.

Karapan Sapi – Madura

Bermula dari saat Madura sendir mengalami sebuah kekeringan tanah yang kurang subur untuk dijadikan lahan pertanian, kini masyarakat Madura juga beralih profesi menjadi seorang nelayan di daerah pesisir dan juga beternak sapi. Upacara ini juga rutin digelar pada setiap tahun biasanya upacara ini dilakukan pada bulan Agustus atau juga bulan September. Karapan sapi sendiri sekarang merupakan sebuah ajang pesta rakyat dan juga sebuah tradisi yang prestise bahkan dianggap sebagai salah satu tradisi yang bisa menaikkan sebuah status sosial seseorang. Karapan Sapi sendiri dilaksanakan setelah masyarakat Madura biasanya sukses menuai hasil panen padi ataupun juga tembakau.

Kasada Bromo

Upacara Kasada sendiri merupakan sebuah upacara persembahan sesajen yang di peruntukan untuk Sang Hyang Widhi yang dilakukan pada setiap bulan Kasada atau hari ke-14 yang di lakukan di gunung Bromo. Upacara ini juga merupakan sebuah bentuk dari rasa syukur masyarakat asli Tengger sekaligus juga sebagai salah satu media untuk meminta panen yang melimpah dan juga meminta sebuah kesembuhan untuk segala macam penyakit yang ada di wilayah tersebut.

Ritual Tiwah – Kalimantan

Ritual ini juga dapat dipercaya dan juga dilaksanakan biasanya oleh masyarakat suku Dayak yang ada di Kalimantan Tengah, khususnya di lakukan oleh suku Dayak yang menganut kepercayaan Kaharingan. Tradisi ini juga merupakan sebuah ritual yang bertujuan untuk dapat menghantarkan roh leluhur nantinya ke alam baka dengan cara mensucikannya lalu memindahkan kembali sisa jasad mereka dari liang kubur ke sebuah tempat yang masyarakat dikenal dengan sebutan sandung.

Kebo Keboan – Banyuwangi

Tradisi ini yang biasanya rutin diadakan dalam sekali dalam satu tahun tepatnya adalah pada tanggal 10 Suro ini biasanya diadakan di Desa Alasmalang, Singojuruh, Banyuwangi. Ritual ini juga merupakan dari salah satu gabungan antara upacara dan juga upacara untuk meminta hujan yang biasanya dilakukan pada saat baytungawi mengalami musim kemarau. Atau biasanya upacara ini juga dilakukan sebagai salah satu bentuk rasa syukur masyarakat karena hasil panen yang berlimpah untuk mereka.

Mapasilaga Tedong – Toraja

Mapasilaga Tedong yang artinya dalam bahasa Indonesia sendiri berarti adalah Adu Kerbau. Kerbau yang diajukan dalam tradisi ini sendiri bukan sembarang kerbau melainkan sebuah kerbau Bule atau yang dikenal juga dengan sebutan kerbau lumpur. Kedua kerbau ini nantinya akan saling beradu sebuah kekuatan dengan menggunakan tanduk untuk menjatuhkan lawannya satu sama lain. Tradisi ini juga biasanya dilaksanakan dalam rangka pemakaman para leluhur atau juga para petinggi masyarakat Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Pasola – Sumba

Tradisi yang satu ini juga merupakan sebagian dari sebuah serangkaian upacara tradisional yang biasanya dilakukan oleh masyarakat Sumba biasanya tradisi ini sendiri rutin dilaksanakan setiap tahunnya pada bulan Februari atau pun juga Maret. Tujuan dari pelaksanaan dan juga tradisi unik ini adalah bertujuan untuk memohon restu para dewa agar nantinya hasil panen tahun tersebut dapat berhasil. Pasola sumba sendiri juga merupakan sebuah tradisi ‘perang-perangan’ yang biasanya dilakukan oleh dua kelompok dengan berkuda yang akan terdiri lebih dari 100 orang pada kelompoknya. Mereka nantinya akan menggunakan sebuah senjata berupa tombak yang berbahan kayu dengan diameter sekitar 1.5 cm.

Dugderan – Semarang

Upacara Dugderan sendiri merupakan sebuah tradisi yang biasanya diadakan di Semarang yang rutin dilaksanakan biasanya pada 1 hari sebelum bulan puasa tiba. Dugderan sendiri biasanya akan melewati sebuah pasar rakyat yang biasanya dimulai satu minggu sebelum acara Dugderan sendiri berlangsung. Ciri khas jika diadakannya ritual ini adalah adanya warak ngendok yang biasanya sejenis binatang rekaan yang biasa berupa hewan bertubuh kambing namun berkepala naga, dan mempunyai emas.

Tabuik – Pariaman

Perayaan ini juga merupakan tradisi asli dari Pariaman yang biasanya dilaksanakan dalam rangka memperingati Asyura, tradisi ini biasanya dilakukan masyarakat Minangkabau yang biasanya dilakukan di daerah pantai Sumatera Barat. Tabuik sendiri adalah istilah yang biasanya digunakan untuk mengusung jenazah yang akan dibawa selama proses upacara. Upacara ini juga akan melabuhkan tabuik ke laut dan biasanya selalu dilakukan rutin setiap tahunnya di tanggal 10 Muharram sejak 1831.

Itulah beberapa tradisi unik dan juga kebudayaan yang ada di indonesia. Kita sebagai orang indonesia sudah sepatutnya bangga dengan berbagai macam tradisi yang kita miliki. Tradisi ini sebagai salah satu ciri khas kebudayaan suatu daerah yang sudah sepatunya juga kita jaga, agar tradisi ini tetap dapat dinikmati hingga nanti untuk anak cucu kita. Selain itu tradis-tradisi di atas juga dapat digunakan sebagai salah satu wisata yang bisa menjadi nilai tersendiri untuk para wisatawan nantinya. Semoga dengan adanya informasi ini dapat menambah informasi dan juga wawasan anda. Terimakasih.