Keunikan Dari Kebudayaan yang Dimiliki Oleh Negara Korea Selatan

Budaya kontemporer yang ada di Korea Selatan sendiri sudah sangat berkembang dari budaya tradisional yang ada di Korea Selatan yang biasa pada suku nomaden Korea awal. Hingga saat ini, dengan industrialisasi, urbanisasi dan westernisasi di Korea Selatan, khususnya di kota Seoul ada sebuah faktor tersebut yang telah membawa banyak sekali perubahan pada gaya hidup orang Korea Selatan.

Tanpa mengesampingkan budaya sendiri, berikut beberapa keunikan budaya Korea Selatan dengan adat dan sejarah dulu yang masih kental dan masih tetap ada sampai saat ini.

 

Boryeong 

Festival Boryeong Mud sudah ada sejak tahun 1998. Festival ini diadakan setiap bulan Juli dan berjalan selama dua minggu. Karena keunikannya, sudah banyak para wisatawan yang tertarik untuk mengikuti festival lumpur ini. Di Korea Selatan bermain dengan lumpur memang sudah menjadi kebiasaan dan tradisi. Masyarakat Korea Selatan percaya dan meyakini bahwa lumpur berkhasiat bagus untuk kulit.

Boryeong Mud Festival, 2021: Everything You Need to Know About!

Dalam festival ini kalian akan menemukan gulat lumpur, pijat lumpur, akupuntur, hingga berenang di kolam renang lumpur! Karena dampaknya yang positif dan menarik banyak peminat, Festival Lumpur Boryeong ini sudah membantu meningkatkan perekonomian lokal dan mengembangkan kawasan Pantai di Daecheon setiap tahunnya.

 

Hanok 

RAKKOJAE SEOUL (BUKCHON HANOK VILLAGE), TRADITIONAL KOREAN HANOK HOTEL -  Prices & Reviews (South Korea) - Tripadvisor

Ada kebanyakan yang dari kalian pasti sudah pernah melihat rumah tradisional Korea Selatan baik itu dari foto saja ataupun sudah melihat secara langsung. Hanok adalah sebutan rumah tradisional yang ada di Korea Selatan. Rumah tradisional Korea Selatan ini Memiliki tampilan yang sangat unik artistik dari segi arsitekturnya. Desain yang dimiliki oleh Hanok ini mencerminkan hubungan spiritual antara dengan alam. Struktur yang ada pada bangunan nya akan membawa siapa saja kembali ke kehidupan yang lebih sederhana dan juga ketenangan yang didapat pada bangunan itu. Meskipun tidak ada banyak bangunan di Korea Selatan yang mengungsung konsep rumah Hanok, akan tetapi rumah pada jenis ini masih tetap ada hingga sekarang ini. Untuk melindungi budaya tersebut ada banyak terdapat sebuah bangunan rumah Hanok yang ada di sana. Orang Korea sendiripun menjadikan rumah seperti itu menjadi desa tradisional dan juga memanfaatkan fasilitas tersebut untuk kepentingan wisata.

 

Hanbok 

9 Potret Artis Kenakan Hanbok di KDrama Kolosal, Kalem & Anggun!

Pakaian hanbok merupakan salah satu khasnya budaya Korea Selatan! Hanbok adalah pakaian tradisional masyarakat Korea yang pada umumnya memiliki warna cerah, dengan garis sederhana serta tidak memiliki saku. Biasanya Hanbok yang digunakan oleh keluarga kerajaan atau keturunan bangsawan akan beda modelnya dengan rakyat biasa. Namun sekarang ini, Hanbok tidak lagi menggunakan sistem itu. Pakaian tradisional ini digunakan untuk acara-acara khusus, seperti pernikahan, ulang tahun, dan perayaan ulang tahun ke-61. Selain menggunakan Hanbok, akan ada hiasan tambahan yang biasanya digunakan bersamaan. Untuk wanita, biasanya akan menggunakan tusuk rambut atau yang disebut sebagai binyeo dan alas kaki tradisional yang bentuknya hampir seperti flat-shoes. Sedangkan pria biasanya mengenakan topi maupun rompi sebagai hiasan tambahan untuk dikenakan.

 

Budaya Makan Kimchi 

Di setiap sesi makan, ketidakb eradaan kimchi akan memberikan kesan tidak lengkap. Kimchi adalah suatu makanan yang biasanya merupakan sayuran yang rendah kalori dengan kadar serat yang tinggi (misalnya bawang, kacang panjang, selada, dan lain-lain) yang dimasak sedemikian rupa dengan bumbu dan rempah-rempah sehingga menghasilkan rasa yang unik dan biasanya pedas.

Korea Selatan Berhasil Gunakan Kimchi untuk Diplomasi Kuliner

Hal yang membuat kimchi menjadi makanan yang spesial ada banyak faktornya. Asal mula kimchi pada awalnya dibuat oleh permaisuri dari Raja Sejong sebagai hidangan untuk perayaan Sesi. Merupakan irisan sayur kubis yang difermentasi dan dipadukan dengan saus cabai merah. Menu ini dilengkapi dengan pasta ikan teri yang lezat dan memiliki rasa pedas dan asam. Orang Korea sangat menyukai Kimchi dan makanan ini selalu dikonsumsi berdampingan dengan hidangan lainnya, seperti ayam goreng pedas, bibimbap, maupun nasi goreng. Terlebih, kimchi termasuk makanan sehat. Makanan ini mengandung probiotik, terutama lactobacilli yang berkhasiat untuk melancarkan sistem metabolisme tubuh. Bumbu cabai yang digunakan untuk membuat kimchi pun kaya akan nutrisi seperti vitamin A dan vitamin C. Tak heran, kimchi menjadi salah satu warisan budaya oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO).

 

Budaya Etika Pemberian Hadiah

Small Grey doubled side two tone packaging fabricKorean | Etsy | Fabric  gifts, Asian gifts, Asian fabric

Orang Korea adalah orang yang murah hati dan senang memberi hadiah. Terimalah hadiah dengan kedua tangan tetapi jangan langsung membuka hadiah, tunggu sampai pemberi hadiah pergi. Kembalikan bantuan dan menawarkan sesuatu yang bernilai serupa. Jika kalian ingin memberi hadiah, pastikan untuk membungkus dan menyajikannya dengan cara yang menarik. Hindari menggunakan kertas pembungkus gelap, terutama merah, sebagai gantinya pilih kuning cerah / hijau. Jika diundang ke rumah orang Korea bawalah hadiah untuk tuan rumahnya. Coklat, permen, kue atau bunga, lebih disukai daripada alkohol. Jangan memberikan hadiah yang terlalu mahal karena orang Korea merasa berhutang budi pada saat mereka menerimanya.

 

Budaya Bertamu

Kultur Warga Korea yang Wajib Pakai Sandal Rumah, Ini Maknanya |  Parenting.Dream.co.id

Selalu lepaskan sepatu kalian sebelum memasuki rumah orang. Dimungkinkan untuk terlambat hingga tiga puluh menit tanpa menyebabkan pelanggaran tetapi ketepatan waktu sangat dihormati. Ingat, jangan pernah menuangkan minuman kalian sendiri. Tuan rumah akan melakukan ini di hadapan kalian. Diundang ke rumah orang Korea dianggap suatu kehormatan (terutama jika itu untuk makan-makan) sehingga sangat penting untuk memperlakukannya dengan cara yang sama. Bersikap sopan, hormat dan hargailah kebiasaan mereka. Bawa lah hadiah untuk membalas kebaikan dari orang yang mengundang kalian.

 

Budaya Perkawinan

Kebudayaan garis keluarga di Korea adalah berdasarkan atas sistem Patrilineal. Pria memegang peranan penting dalam kesejahteraan keluarga dan diwajibkan untuk bekerja. Budaya perkawinan Korea juga sangat menghormati kesetiaan.

Seperti Apa Trend Tradisi Pernikahan Di Korea Selatan Sekarang?

Para janda, jika suami mereka mati muda, tidak diizinkan menikah lagi dan harus mengabdikan hidupnya untuk melayani orang tua dari suaminya. Begitu juga yang terjadi pada seorang duda yang harus melayani orang tua dari istrinya walaupun istrinya\ tersebut mati muda.

 

Anniversary Setiap 100 Hari

Pasangan muda di Korea selalu merayakan hari jadian mereka setiap 100 hari sekali. Untuk menunjukkan pada orang-orang kalau mereka adalah sepasang kekasih, biasanya mereka mengenakan atribut yang sama, entah itu couple tee, sepatu yang sama, atau mungkin sweater yang serupa.

Saat merayakan anniversary, mereka biasanya memberikan hadiah ke pasangan mereka. Membuat atau membeli kue yang dilengkapi dengan lilin yang menunjukkan jumlah hari jadian mereka juga biasa jadi tradisi pasangan-pasangan muda di Korea.

 

Bahasa yang Digunakan di Korea Selatan

Orang Korea berbagi satu bahasa, dengan sekitar tujuh puluh juta orang di seluruh dunia berbicara bahasa Korea. Struktur bahasa, tata bahasa dan kosa kata mirip dengan bahasa Jepang. Dialek bersifat regional, berbeda terutama dalam aksen, tetapi sangat mirip sehingga pemahaman untuk pembicara atau pendengar tidak menjadi masalah. Perbedaan utama dalam dialek juga dikaitkan dengan status sosial. Korea memiliki salah satu tingkat sadar huruf tertinggi di dunia karena sifat fonetis dari bahasa tertulis yang diciptakan pada pertengahan abad ke-15 untuk memberikan satu bahasa kepada orang Korea.